Senin, 30 Maret 2015
JANGAN MENERIAKI, MULAILAH BERBISIK
Hentikan Meneriaki Anak dan Mulailah Berbisik
Apakah Anda tahu?
Hasil penelitian menunjukkan tiga dari empat
orangtua menjerit atau meneriaki anak-anak
mereka paling tidak satu kali sebulan. Dr. Phil
McGraw mengakui konsep yang sudah tidak
asing tersebut.
Dalam sebuah wawancara, dengan nada
bercanda dia berkata, “Sampai mereka berusia
5 tahun, aku mengira anak-anakku tuli.”
Banyak orangtua yang meneriaki anak-anak
mereka dikarenakan mereka merasa itu
memang sesuatu yang perlu dilakukan.
Tapi Dr. Phil yang seorang psikolog ini
mengatakan bahwa dengan meninggikan suara
pada anak-anak Anda demi mendapatkan
perhatian mereka maupun mengubah perilaku
mereka, tak urung justru tidak efektif.
“Hal ini akan menghentikan komunikasi, itulah
letak masalahnya. Segera setelah Anda mulai
berteriak, anak-anak akan langsung masuk ke
dalam mode menutup diri.”
Ketika seorang anak sedang marah, langkah
paling bijak untuk Anda ambil adalah dengan
berbisik pada mereka. Hal ini karena
berbedanya tindakan tersebut dengan yang
sehari-hari mereka dengar. Jika Anda
merendahkan level Anda dan berbisik, maka
mereka harus diam demi untuk mendengar
Anda. Anak-anak itu sangat teramat penasaran.
Menurut penelitian yang dilansir dari The Wall
Street Journal, anak-anak yang diteriaki
mungkin lebih cenderung memiliki masalah
perilaku, gejala depresi dan hubungan kurang
memuaskan ketika mereka dewasa nanti
termotivasi
#marioteguh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar